Menengok judulnya, pasti kesannya tipu-tipu kan bahwa kita bisa kirim uang ke luar negeri dan dari luar negeri ke Indonesia secara GRATIS. Di artikel ini, aku akan kembali membuat artikel tentang cara mengirim uang secara gratis dari Luar Negri ke Indonesia maupun sebaliknya. Namun, tak hanya itu, ada beberapa opsi berbayar yang mungkin bisa kita gunakan juga.

GRATIS

Meskipun gratis, aman, terpercaya dan sebenarnya gampang banget untuk menggunakannya, aku heran kenapa banyak sekali yang tidak yakin pada metode ini. Metode paling modern dan sering aku gunakan untuk mengirim uang ke Indonesia maupun melakukan pembayaran online ini bisa juga kalian pakai (aku bayar domain web ini dari Jerman menggunakan paypal kepada perusahaan domain di Indonesia, loh!). Yakni melalui PAYPAL.

(UPDATE: Aku mencoba mengirim uang dari Jerman untuk adikku di Indonesia, dan ternyata transfer uang antar negara (baik dari Jerman ke Indonesia maupun sebaliknya, BERBAYAR, dan kurs nya juga lebih rendah daripada kurs normal, jadi paypal menarik uang transaksi dan dapat untung dari nilai tukar tersebut. Namun, keep reading aja, karena jika kalian di Jerman, mungkin ada gunanya juga bikin dompet digital macam paypal dan selain itu, di opsi kedua ada alternativ kirim uang non-bank yang biayanya lumayan fair.)

Caranya?

Masing-masing dari pengirim dan penerima harus punya alamat email dan rekening bank. Heloooo hari gini siapa sih yang ga punya email?. Yang satu daftar paypal di Indonesia, yang satunya daftar paypal di luar negeri. Yang satu punya rekening di Indonesia, yang atunya punya rekening bank di luar negeri.

Ada banyak artikel yang menjelaskan bagaimana cara mendaftar paypal di Indonesia. SUPER DUPER GAMPANG. Klik di sini untuk daftar di Indonesia

Ini Link Paypal Indonesia.

 

Jika kalian di luar Jerman, daftar paypal Deutschland (Jerman). Daftarnya pun sangat gampang. Ini artikel bagaimana cara daftar paypal di Jerman: Membayar Online lewat paypal di Jerman dan Cara bikin Paypal

Atau langsung klik di sini untuk daftar!

Setelah kedua akun set up, tinggal kirim uang lewat paypal, caranya:

Klik tombol ‘senden’ /send/kirim

 

Lalu klik ‘an freunde im Ausland senden’ yang artinya kirim uang ke teman di luar negeri

 

lalu tinggal kasih alamat email yang sudah mereka daftarkan lewat paypal

 

Mereka akan menerima email pengiriman. Nah, bagaimana setelah itu? Kan uangnya ada di paypal. Iya, tinggal di Claim aja. Caranya:

Klik tombol di bawah jumlah uang tsb. Lalu klik ‘abbuchen /claim’

 

Lalu klik ‘weiter/next/selanjutnya’

 

Nah, paypal akan menawarkan apakah kalian mau uangnya ditaruh di rekening bank yang sudah kalian lampirkan, ataukah menggunakannya untuk mengirim ke orang lain atau membeli online, atau mau digunakan untuk pembayaran di giro pay.

 

Kalian akan menerima uangnya di Bank dalam jangka waktu 1-2 hari. Kenapa lama, memang begitu karena kalau ada kekeliruan dan pembatalan, uang bisa ditarik kembali dan memperkecil kemungkinan penipuan.

Manfaat menggunakan paypal selain untuk mengirim uang mancanegara?

Jika kalian tinggal di Jerman, rugi banget kalau nggak punya paypal. Karena daftarnya gratis dan memudahkan kita untuk membayar ke hampir semua jenis e commerce dan pembelian online. Kalau kita mau bayar di ebay atau amazon dan ga punya kartu kredit atau bahkan mau bayar bus, pesan tiket online, hampir semua perusahaan memanfaatkan paypal. Aku pun malas buka-buka dompet untuk mengetikkan nomor IBAN BIC saat beli online. Tinggal ketik alamat email dan lalu password paypal, semua beres.

Amankah?

Empat tahun menggunakan paypal, aku tak pernah ada masalah dan bahkan kalau kita bayar ke penjual lalu penjualnya nipu, paypal Jerman geraknya cepat dan akan mengembalikan uang kita jika kita proses bayarnya lewat paypal.

Jika kalian klik ini untuk daftar paypal, aku akan dapat komisi 10 euro, yang 5 euro nya akan aku bagi dengan kalian. Jadi masing-masing dari kita akan dapat 5 euro dengan syarat dalam jangka waktu 2 minggu, kalian harus beli sesuatu online atau bayar, atau transfer uang ke teman melalui paypal. Klik di sini atau di gambar di bawah ini, ya. Terima kasih telah mendukungku untuk terus menulis dan memberi informasi yang bermanfaat buat kalian. 🙂

Klik di sini untuk daftar paypal di Jerman
Aku masih malas dan ga yakin menggunakan paypal,

Masih ada kok cara lain untuk kirim uang dari luar negeri ke Indonesia, yakni melalui transferwise. Setelah aku bandingkan dengan banyak app, transferwise adalah cara termudah, termurah dan ratenya paling bagus untuk transfer uang mancanegara. Untuk baca cara dan perbandingannya dengan Western Union, Azimo dan World Remit, Klik artikel ini: Cara Kirim Uang Dari Luar Negeri. 

Untuk Daftar Transferwise dan kirim 1000 euro cuma bayar 2,5 euro, klik referal dengan klik gambar di bawah ini. Kalau kalian daftar sendiri, biasanya akan ditarik lebih mahal, temanku harus bayar 7,8-24 euro untuk pengiriman uang yang sama (1000 euro) karena tidak menggunakan link referal.

Klik di sini untuk daftar transferwise dan mengirim uang ke Indonesia

 

Lalu untuk kirim dari Indonesia ke Luar Negeri selain menggunakan paypal?

Kalau misalnya ibu kalian atau saudara di Indonesia kesulitan daftar paypal, ada beberapa cara yang tidak gratis. Yakni menggunakan Scrill. Hampir sama dengan PayPal yang menggunakan email untuk transaksi pembayarannya, Scrill juga menjadi salah satu fasilitas keuangan yang banyak sekali digunakan di dalam berbagai transaksi online. Scrill memberikan kemudahan dalam melakukan pembayaran / transfer sejumlah dana secara online. Aku belum pernah daftar skrill, tapi mungkin tak ada salahnya mencoba, untuk daftar skrill, klik: Scrill.com. Yang perlu diperhatikan adalah, scrill menarik biaya 1,9% dari jumlah yang dikirim, so…?

Berikutnya adalah tentu saja cara yang cukup mahal, yakni melalui Western Union. Jika ortu atau saudara masih belum familiar dengan kecanggihan teknologi dan lebih suka menggunakan telegram, maka western union adalah salah satu pilihan yang tepat. Namun, cara ini cukup ribet, kita harus datang ke kantor pos atau bank berlogo WU untuk transfer dan menarik uangnya.

Selain itu, biaya pengiriman pun tergolong mahal, berikut rincian biayanya kalau dari Indonesia:

Rp100 ribu – 1 juta = Rp45.000
Rp2 – 10 juta = Rp90.000
Rp11 – 20an juta = Rp180.000
Rp30an – 49 juta = Rp360.000
Rp50 juta = Rp720.000

Kalau mau cek perubahan biaya, atau mau kirim online (Setahuku, metode online juga bisa dilakukan sekarang ini.) Bisa klik website Western Union.com

TOPREMIT

Jika kalian ingin mengirim uang dari Indonesia ke negara-negara di ASIA seperti: Thailand, Malaysia, Taiwan, dsb, Topremit bisa jadi salah satu alat transfer yang bisa dipakai. Sayangnya, meski sudah sejak tahun 2009 established, cakupan negara penerima transfer masih seputar Asia saja. Di bawah ini, adalah daftar negara yang menerima transfer dari Indonesia melalui Topremit: 

Cara pendaftaran Topremit cukup simple, cukup klik gambar di bawah ini: 

Kemudian registrasi seperti ketika kita registrasi digital banking atau OVO. Kalian akan disuruh foto identitas diri dan selfi bersama identitas tersebut. Tujuannya, supaya transaksi aman dan terhindar dari penyalahgunaan transfer untuk pencucian uang, dukungan terorisme atau aksi-aksi ilegal lainnya. Mereka akan memverifikasi akun kamu dalam kurun waktu 24 jam. Pengalamanku sendiri, nggak sampai sehari, mereka udah konfirmasi.

Cara daftar selengkapnya, kalian tinggal lihat di video berikut ini:

Untuk downlaod applikasi dan daftar Topremit, silakan klik di gambar ini:

TRANSFEZ

Metode yang terakhir yang akan aku bahas adalah alternativ transfer lewat Transfez. Transfez adalah salah satu startups yang diprakarsai Edo Windratno dan masih brand new banget. Transfez launched  app di Desember 2019 (saat aku menulis ini, 2 bulan setelahnya, Februari 2020), sebelumnya mereka belum berbentuk app. Meskipun baru banget, keberadaan Transfez ini amat sangat menjawab kebutuhan pengiriman remittances untuk para orang tua yang anak-anaknya tinggal di luar negeri. Terutama di Jerman. Karena selama ini, aku belum menemukan cara terbaik dan ter-praktis untuk mengirim uang dari Indonesia ke Jerman. Bahkan teman-temanku sendiri sering meminta bantuan untuk tukar kurs dengan mengirim uang ke rekeningku di Indonesia, lalu aku mengirim ke rekening mereka ke Jerman. Tentunya, aku nggak akan melakukannya dalam rangka bisnis dan dalam jumlah yang besar karena nanti akan dicurigai macam-macam oleh pihak bank. Tapi sekarang, sejak adanya Transfez, aku bisa PD menyarankan mereka untuk menggunakan applikasi Transfez untuk mengirim uang ke Luar Negeri.

Menurutku, kurs dan biaya yang ditawarkan Transfez ini sangat fair. Mereka memang mendapat keuntungan dari perubahan nilai mata uang dan biaya transaksi, namun aku bandingkan dengan kurs di bank maupun WU, Transfez cukup fair dan sangat transparan.

Amankah?

Pertanyaan yang satu ini pasti selalu muncul ketika kita ingin mengirimkan uang ke luar negeri. Seperti yang dilansir Dailysosial (DS.id), 02 Februari 2020, meski Startups baru, namun kepercayaan masyarakat untuk menggunakan produk Transfez sudah membuktikan keamanan bertransaksi lewat apilkasi ini. CEO Edo menekankan bahwa keamanan dan keefisienan adalah yang terpenting dalam mekanisme bertransaksi. Meski  Brand New, Transfez sudah mengirim remittance lebih dari 220 miliar yang kebanyakan dari pelajar dan pedagang. Selain itu, Transfez juga resmi terdaftar dan mendapat lisensi dan pengawasan dari Bank Indonesia dan PPATK. Jadi, kalian tidak perlu khawatir soal keamanannya, selain itu, customer service nya pun sangat helpful.

Cara Daftar Transfez

Kabar baik buat kalian yang ingin mengirim uang lewat Transfez adalah: TRANSAKSI AWAL GRATIS. Tentunya dengan syarat, yakni saat daftar dan ingin mengirim uang, kalian tulis kode referal dariku. Kode itu adalah: 6C5696.

Kalian tinggal download applikasi Transfez di IOS: App Transfez untuk Apple (IOS)

Jika memakai Android, Klik di sini: App Transfez di Google Play

Lalu, jika ingin melakukan transaksi, jangan lupa ketik code referral dariku agar transaksi pertama gratis:

* Sebelum melakukan transaksi, kita biasanya harus registrasi atau daftar akun terlebih dahulu. Siapkan kartu identitas dan selfie dengan kartu identitas tersebut untuk proses verifikasi. Setelah itu, kita akan diminta memberikan informasi rekening si penerima uang di negara penerima. Jadi pastikan kalian tahu IBAN atau BIC serta nama lengkap si penerima tersebut sebelum melakukan transaksi.

* Setelah itu, kita harus transfer sejumlah uang ke pihak Transfez (dalam nominal rupiah), jangan lupa masukkan kode referensi pengiriman, agar mereka tahu uang yang masuk adalah untuk transaksi kamu.

* Tunggu laporan pengirimannya.

Berapa lama uang sampai ke tangan penerima?

Transaksi ke beberapa negara seperti Korea Selatan, UK, Nepal, Sri Lanka, Vietnam dan India bahkan bisa sampai dalam hitungan menit (real time).  Untuk ke Jerman ada juga speed transfer nya D+1 if send before 4pm (GMT+7). Seperti yang kita tahu, di Uni Eropa, transaksi pengiriman uang nggak bisa langsung sampai. Jika hari kerja, bisa satu sampai 3 hari, namun jika terhalang akhir pekan, akan lebih dari 3 hari. Karena meski kita mengirim uang dari dan ke Jerman pun, tak akan langsung sampai dalam hitungan menit seperti di Indonesia, namun 1-3 hari (tergantung Bank nya). Jadi, harap sabar, yah 🙂

Jangan lupa ketikkan kode referral 6C5696 jika daftar Transfez karena:

  1. Agar transaksi pertama kalian gratis. Aku sendiri mencoba tanpa kode referral dan harus bayar 74.000 di transaksi pertama,
  2. Jika kalian mengirim uang lebih dari 3.500.000, aku akan mendapat komisi dari Transfez. Kalian pun bisa menyarankan teman melalui kode referral transfez nantinya. Komisi tsb ada di ‘beranda’ transfez untuk kode referral ke teman. Pastikan baca terms and conditions nya, ya!

Tambahan untuk live calculator utk kurs bisa langsung di web. Web nya juga sudah dual language : https://transfez.com/ & https://transfez.com/en/

Untuk melihat mekanisme cara kerja Transfez, klik gambar di bawah ini:

Atau lihat link video ini:

Cakupan Negara Destinasi Transfez

Saat membaca tentang Transfez, aku lumayan salut akan kecepatan kinerja Startups ini. Karena dalam waktu kurang 2 tahun, mereka sudah mampu berkolaborasi dengan banyak bank di berbagai negara, bahkan sampai ke Eropa. Di Eropa sendiri, kalian bisa transfer ke negara-negara seperti di gambar di bawah ini:

Negara yang dicetak tebal adalah yang sudah aktif, sedangkan yang bercetak tipis, masih dalam proses aktivasi. Untuk mengetahui, negara mana saja selain Eropa yang jadi alternativ Transfez, klik di sini!

Selain metode yang aku sebutkan di atas, cara kirim uang dari Indonesia ke luar negeri bisa lewat ATM dan Bank to Bank. Meskipun akan ribet dan mahal. Tapi semua tergantung pilihan kalian sendiri.

Jika kalian masih punya saran selain yang aku sebutkan di atas, yang praktis, murah atau pun gratis, bisa di share di  kolom komentar. Dan akan aku update lagi jika ada tambahan. Kesimpulan yang aku berikan: Kita bisa kirim uang secara gratis dan aman melalui PAYPAL atau cara lain yang berbayar. Misalnya transferwise, WU, Bank, Atm, Worldremit, Azimo, dsb. Sayangnya, selain paypal, alat bayar seperti Transferwise belum well established untuk mengirim uang dari Indonesia. Jadi, hanya bisa digunakan untuk mengirim dari Luar Negeri ke Indonesia saja. Semoga nanti bisa dibenahi sih supaya ortu di Indo punya pilihan lain untuk kirim uang ke anaknya yang ada di luar negeri.

Klik di sini untuk daftar paypal di Jerman

Klik di sini untuk daftar transferwise dan mengirim uang ke Indonesia

Baca juga: Bagaimana mengirim uang dari Luar Negeri ke Indonesia?

**
*
*
Follow instagram: @resep.anak.rantau  

Youtube channel belajar bahasa Jerman dan seputar Jerman: Youtube Denkspa

Liebe Grüße

 

 

Comments

  1. Mbak rinda, temen ku Kirim uang ke Aku lewat paypal, Aku udah dapet email minta klaim, terus Udah aku klaim tapi ga ada balasan apa2. Gimana tu mbak?

    1. Kalau claimnya udah berhasil, biasanya uangnya udah ada di bank kamu beberapa hari kemudian, kalau nggak berhasil, uang tersebut masih ada di akun paypal kamu dan bisa kamu claim ulang. Kalau ada masalah, kamu bisa email customer service atau telp. mereka akan mejawabnya

  2. Kak mau tanya, kalau semisal nih kita udah punya akun paypal indonesia trus karena suatu sebab kita harus pindah ke jerman. Nah apakah akun paypal yang kita buat di Indonesia tetep bisa digunakan di jerman? (Transaksi jerman misalnya). Mohon dijawab ya kak

    1. Hi, nggak bisa. Akun paypal Indonesia terhubung dengan bank Indonesia sedangkan akun paypal jerman terhubung dengan bank jerman. Kalau mau transaksi menggunakan paypal dan transaksinya di Company Eropa, maka harus menggunakan paypal Jerman. Itu setahuku. CMIIW.

  3. mba, aku mau tanya. sepupu aku mau di kirim uang sama teman nya yg di jerman, tpi dri jerman mnta kode dan iban. itu gmna ya mba. aku gk ngerti

    1. Iban dan BIC itu adalah international bank account number. Coba tanya ke bank kamu IBAN dan BIC buat transaksi ke luar negeri aja bilang. Mereka pasti ngasih kok

    1. Siapa yang minta kode IFSC? Biasanya cuma minta nomor rekening kok. Coba pakai transferwise…mereka nggak minta IFSC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.