See the English version below!

Denkspa.com adalah sebuah portal yang memuat informasi seputar Jerman. Perbedaan budaya antara Indonesia dan Jerman merupakan topik yang sering dibahas di blog ini. Berikut informasi dan tips-tips seputar Au Pair, FSJ dan BFD, Kuliah di Jerman, Kerja di Jerman, travelling dan makan di Eropa, juga pengalaman-pengalaman unik dan menarik yang -mungkin- bisa menginspirasi para pembaca dan pengejar cita-cita.

Kenalan dengan para penulisnya Yuk! (Klik foto atau namanya untuk tahu lebih lanjut)

 

Girindra Wiratni Puspa

Hallo,

Senang berkenalan dengan kalian. Terima kasih sudah mengunjungi blog denkspa. Saya Girindra Wiratni Puspa. Ada yang panggil Girind atau Indra. Rasa ingin tahu dan penasaran membuat saya selalu ingin belajar dari sekitar. Rasa itulah yang mendorong saya untuk membagikan apa yang saya alami selama tinggal di Jerman.

Saya lahir di Jember, tinggal selama 9 tahun di Surabaya, dan 15 tahun di Batu-Malang, sebelum akhirnya sejak tahun 2014 mencoba peruntungan hidup di Jerman.  Awalnya, dengan menjadi Au Pair di München, lalu satu tahun setengah menjadi sukarelawan (FSJ/BFD), kemudian melanjutkan kuliah S2 di Universitas Hamburg.

Misi: berguna bagi sesama (hahaha, klise banget). Cita-cita saya sejak kecil adalah tinggal di Eropa (sudah terwujud), selanjutnya, saya ingin membangun sekolah bahasa gratis untuk anak-anak yang tidak mampu (seperti saya) di Indonesia, dan menghapus diskriminasi dengan mendirikan rumah sosial untuk penyandang cacat fisik dan mental di Indonesia. Semoga segera terwujud aaamiin. 🙂

Blog: Denkspa

Instagram: Resep Anak Rantau (passionku yang lain)

Korespondensi: girindrawiratnipuspa@yahoo.co.id

Sampai jumpa (semoga juga di dunia nyata) 🙂

Salam

Alvita Simargi
Alvita Simargi

Hallo,

Saya Alvita Simargi,

Untuk berkorespondensi dengan saya, silakan follow instagram saya: Vitamochie

 

About Denkspa

Initiator and writer                     : Girindra Wiratni Puspa
The Editor of German’s Articles : Tobias Nico Denker
All what we always want to share in this blog is cultures and everything related. Let’s get to know who we are:

Girindra Wiratni Puspa:

Hi, Indra is writing here. I am an Indonesian and have been living in Germany since 10th January 2014. I’d started living in Germany by working as an au pair in Austrian family who lives in Munich. It’s been an amazing year for me.
A year after, I moved to another beautiful city (in northern Germany), Hamburg. Not that I don’t like Bayern, it was just because I wanted to improve my German language ability (in Bayern, I hardly understood what German people talk to each other). Yes, because of their Bavarian Dialect. ? In Hamburg, I had worked as voluntary Service (in German’s term would be Freiwilligendienst Soziales Jahr or FSJ) for 18 months. It has ended in August 2014, exactly 2 months before I have started my Master Study.
By the time I am writing this text, I am a post graduate student of Austronesistik study in University of Hamburg. (let me check what date it is now : 14 March 2017) ?
All that I want to share here is my experience living in such country which has totally different cultures, people’s perspectives, habits, norms, and many more things. Moreover, I am also sharing ways, information, and tips considering to the Indonesian people who currently are living in Germany, or they who want to go to Germany. Accordingly, I am writing in Indonesian language (Bahasa Indonesia).
There are some articles which were written in German for Germans who are interested in Indonesian cultures. There will be more and more (I hope I will have more mood and time for it).
This blog welcomes everyone to join as a guest writer. People who want to share their interest and cultures. Most welcome for Indonesian who also live in different country and culture.
Looking forward to meet you in a real life 🙂

Tobias Nico Denker:

Tobias Denker (Denker means literally: Thinker) so you can call him Tobi a Thinker man ?. He is a 100% German, but more proud to be an Italian or Indonesian ?. He is an amazing guy who did a bike tour in more than 10.000 km through European countries. If you are interested in knowing about his journey, please visit his very own blog (written in German: Tobi On Tour). Now, he is settled and has a job in Hamburg. He is not an active writer in this blog, his job is helping the writer to comment and correct the articles she has written in German.

Comments

  1. Halo salam kenal ya mbak Girindra dan mbak Alvita, saya baru tau kalo penulisnya ada dua, kirain cuma satu. Setelah lebih cermat melihat Tulisan ‘About Us’, baru ngeh kalu yang tertulis itu ‘Us’ bukan ‘Me’. Hehe. Oh mbak Girindra tinggal di Surabaya dulu selama 9 tahun. Saya dong juga dari lahir sampai 20 tahun tepatnya sampai sebelum menikah. Saat sudah menikah langsung pindah ke Bali ikut suami. Mbak Girindra S1 nya dimana dan jurusan apa? Sekarang udah selesai belum S2nya? Jurusan apa mbak? Maklum kepo pendidikan hihihi.
    Oh ya, “denkspa” itu artinya apa mbak?
    Terima kasih ya sudah membagikan tulisan-tulisan seputar Jerman.

  2. Salam kenal mbak Indra (walau mungkin saya lebih senior lahir 🙄😉).
    Saya senang sekali membaca tulisan2nya , swserhana tdk berbelit dan yang pastinya sangat bermanfaat dan bembantu sekali info-infonya. Tak ada yang kebetulan di dunia ini. Sama seperti ketika tiba2 saya bisa menemukan blognga mbak Indra.

    Bersamaan dengan hal hal dan perencanaan yang saya lakukan. Semoga perkenalan ini akan memberikan manfaat untuk kita dan kami ☺.
    Semoga bisa terus keep in touch ya mbak.

    Ehhh….maaf saya belum memperkenalkan diri. ( wes ben perkenalannya di bagian bawah )
    Saya Arik mbak, dari surabaya. Dalam waltu Insya Allah akan ke Hamburg, saat ini kebetukan msh dalam pengurusan visa. Mhn doa kelancaran

    Terinakasih untun info2 tulisannya.

    Salam hangat dari Surabaya
    ARIK

  3. Hallo
    Salam kenal mbak alvita dan mbak girindra

    Mau tanya Mbak, jika mau kuliah S1 di Jerman apakah bisa tanpa uang jaminan 8000 euro

    Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.