Namanya Haftpflichtversicherung (Baca: haflikh-versikherung). Yakni asuransi yang kita bayar tiap bulan untuk jaga-jaga kalau kita secara tidak sengaja menyebabkan orang lain celaka. Sebelum bicara lebih lanjut mengenai asuransi ini, aku akan cerita sedikit pengalaman yang berkaitan dengan haftpflichtversicherung ini.

Suatu kali saat aku berkunjung ke rumah orang tua Max, tiba-tiba aku jatuh sakit sehingga Max mengantarku ke dokter terdekat. Saat keluar parkir, dia yang memang sudah terbiasa ngawur kalau berkendara itu, tak sengaja menyenggol bamper mobil orang. Bamper mobil tersebut pun penyok. Aku sudah panik dan ketakutan melihat bapak-bapak yang ada di mobil tersebut keluar dan marah-marah. Si Max, seperti biasanya, santai, senyum, dan keluar dari mobil untuk meladeni bapak itu. Aku diam saja di mobil.

Baca juga (seputar Max): Pacaran sama orang Jerman? Romantis nggak sih?

Tak lama setelahnya, Max menelepon ayahnya untuk meminta informasi tentang asuransi. Lalu, kulihat Max menyerahkan kartu nama beserta nama keluarganya, asuransi yang akan menanganinya kepada bapak tersebut, mereka ngobrol ketawa ketiwi di luar mobil. Aku jadi bingung di sana. Nih bapak, tadi marah-marah, sekarang malah ketawa ketiwi sama Max. Sadar bahwa ada seorang perempuan sakit yang diabaikan di mobil, selang beberapa menit, Max pun masuk mobil dan bapak-bapak itu melambaikan tangannya seraya tersenyum kepada Max dan padaku.

Aku yang penasaran pun meminta penjelasan, ini kata Max, “Urusan seperti ini mah sudah biasa terjadi di Jerman dan ini bukan pertama kalinya bagiku. Makanya papa menyediakan asuransi khusus untuk diriku dan mobil yang kami pakai, karena tahu aku seperti ini.”

Jenis asuransi seperti apakah Haftplichtversicherung ini?

Terus terang, aku kesulitan menemukan atau menterjemahkannya dalam Bahasa Indonesia karena memang aku belum pernah mendengarnya dalam bahasa kita. Mungkin Haftplichtversicherung bisa aku artikan sebagai asuransi alih kewajiban. Jadi kalau kita punya asuransi ini, kita akan bebas tanggungan yang mewajibkan membayar sejumlah biaya akan kejadian atau kecelakaan yang kita timbulkan tanpa kesengajaan. Contohnya seperti kasus di atas. Max tidak sengaja me-menyokkan bamper mobil orang, Haftplichtversicherung Max yang akan mengganti biaya kerusakan mobil yang ditimbulkan Max.

Contoh lain, tanpa sengaja, aku merusakkan laptop teman, laptop itu pecah, terbanting akibat ulah yang aku timbulkan. Bukan aku yang akan mengganti atau membelikan teman itu laptop baru, tapi asurasiku yang akan menggantinya.

Contoh berikutnya, karena aku malas mengeruk salju yang menggunung di depan rumah, ada satu pengendara sepeda yang terpeleset, orang itu lalu menuntutku untuk membayar biaya kecelakaannya, mengganti atau memperbaiki sepedanya yang rusak,  asuransiku yang akan membayar, bukan aku. Ini yang dinamakan Haftplichtversicherung, yakni pengalihan kewajiban atas diriku kepada pihak asuransi.

Besarnya pembayaran asuransi ini terbilang sangat minim, bahkan jauh lebih kecil dibandingkan dengan asuransi kesehatan. Per bulan, kita hanya perlu membayar 4-5 euro saja untuk mendaftar asuransi ini, ajaibnya mereka mengcover biaya ketidak sengajaan kita sampai 8,5 juta euro.

Baca: Asuransi Kesehatan di Jerman

Kalau memang kerugian yang dialami orang lain terjadi atas unsur ketidak sengajaan kita, pihak asuransi akan menanggungnya. Lain hal nya kalau kita melakukannya dengan sengaja. Selain sengaja, asuransi ini juga tidak mau mengcover:

1. Kalau kecelakaan dan kerugian itu menimpa diri sendiri, di rumah sendiri.
2. Kalau kita merancang dan membuat-buatnya untuk orang lain.
3. Kerugian orang lain yang bersangkutan dengan hutang piutang yang kita nggak mampu bayar.
4. Kerugian yang disebabkan pelanggaran hukum dan lalu lintas.

Rata-rata orang Jerman punya asuransi ini. Asuransi ini juga bisa perorangan, perkeluarga atau per-pasangan daftarnya.

Untuk info daftar asuransi tersebut di Jerman: Silakan cek di sini

Pihak asuransi pastinya akan melacak dan membuktikan terlebih dahulu kejadian yang berlangsung berdasarkan fakta, saksi, sebelum mengcover biaya kerugian orang lain.

Kabar baiknya, asuransi ini juga mengcover biaya ketidak sengajaan yang kita sebabkan di Luar Negeri juga. Misalnya, aku pergi ke Indonesia dan tidak sengaja mencelakai kucing kesayangan temanku di sana, biaya pengobatan kucing itu akan ditanggung pihak asuransi Jerman.

Menurut pembaca sekalian, perlukah kita punya asuransi seperti ini di Indonesia? Mungkin asik juga, karena kita bisa pinjam mobil atau motor tetangga, terus kalau rusak, yang mengganti bukan kita, tapi perusahaan asuransi. Hhehhe.

Sampai jumpa di topik menarik selanjutnya….

Viele Grüße

Comments

  1. Mbak kui hurupe le nulis kepiye? ya ampun.. susah banget ya nulis juga bacanya hik hikss…
    Tapi si Max ini memang cuek bebek ya. Tenang aja walau apapun yg terjadi. Dan gila aja ada asuransi yg ngurus kayak begituan. Keren Mbak…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.