Buat kamu yang lagi proses visa Au Pair, tahap interview di Kedutaan Besar Jerman di Jakarta sering jadi bagian yang paling bikin tegang. Banyak yang takut ditanya macam-macam, takut gak bisa jawab dalam bahasa Jerman, atau bahkan takut jawabannya salah.
Padahal sebenarnya, interview ini bukan untuk menjatuhkan, tapi untuk memastikan kalau kamu benar-benar paham program yang akan kamu jalani. Mereka ingin melihat apakah kamu siap tinggal di Jerman, mengerti peran sebagai Au Pair, dan punya hubungan yang jelas dengan host family.
Kalau kamu sudah tahu alurnya dan jenis pertanyaan yang biasa muncul, semuanya jadi jauh lebih kebayang dan bisa dilatih dari awal. Di artikel ini, aku rangkum dari pengalaman langsung peserta, jadi kamu bisa punya gambaran realistis sebelum datang ke kedutaan.
Alur di Kedubes Jerman
Ini urutan yang biasanya terjadi saat hari interview:
- Setelah masuk dari depan, kamu akan diarahkan ke area tunggu
- Di sana ada mading/papan informasi untuk melihat urutan dokumen
- Setelah itu ambil nomor antrian sesuai jenis visa
- Tunggu sampai dipanggil ke konter (biasanya ada sekitar 3–5 konter)
- Dipanggil ke konter untuk menyerahkan dokumen + interview singkat
- Setelah selesai, lanjut ke pembayaran (bisa cash atau kartu) sesuai kurs EUR75 hari itu.
Tips Saat Interview (Sikap & Komunikasi)
Sebelum masuk ke interview bahasa Jerman, biasanya kamu juga akan diajak ngobrol santai dulu dalam bahasa Indonesia. Ini tujuannya untuk mencairkan suasana, jadi gak perlu terlalu tegang di awal.
Selama di ruangan, usahakan tetap:
- tersenyum
- jawab dengan tenang
- jangan panik walaupun ditanya detail
Kalau kamu tidak mengerti atau tidak mendengar dengan jelas, itu normal banget. Jangan asal jawab. Lebih baik minta diulang dengan sopan.
Kamu bisa pakai kalimat seperti:
- Entschuldigung, können Sie bitte wiederholen?
- Entschuldigung, ich habe das nicht verstanden.
Ini justru menunjukkan kalau kamu serius ingin memahami pertanyaan, bukan malah jadi nilai minus.
Yang penting, tetap percaya diri dan jangan takut salah. Mereka lebih melihat usaha kamu dalam berkomunikasi daripada kesempurnaan bahasa.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (Bahasa Jerman)
Berdasarkan hasil wawancara murid denkspa yang Interview visa au pair Februari 2026
Berikut contoh pertanyaan yang sering muncul:
- Sich vorstellen (perkenalan diri)
- Nama anaknya siapa dan umur berapa
- Nama GF, pekerjaan GF, dapat GF dari mana
- Apa saja tugas saat Au Pair
- Uang saku per bulan berapa (biasanya lanjut ditanya “noch etwas?” jadi jelaskan semua benefit dari GF)
- Tanggal kontrak, tanggal apply termin, tanggal ketemu GF, pertama chat, pertama video call
- Kerja berapa jam per minggu
- Berapa lama jadi Au Pair di Jerman
- Kenapa ingin Au Pair di Jerman
- Rencana setelah program selesai
- Kenapa pilih rencana itu (misalnya kerja di bidang tertentu atau perusahaan terterntu yang berkaitan dengan German atau bisa aplikasikan bahasa dan budaya Jerman)
- Apa yang akan dilakukan setelah selesai program (relate ke rencana tadi)
Hal Penting yang Perlu Diperhatikan
Dalam proses ini, hal kecil justru bisa berpengaruh besar. Dokumen harus rapi dan sesuai urutan karena ini menunjukkan kesiapan kamu. Jawaban juga harus konsisten dengan isi Motivation Letter, kontrak, dan surat dari host family. Kalau ada perbedaan, itu bisa jadi tanda tanya buat mereka.
Selain itu, hindari menghafal jawaban secara kaku. Lebih baik kamu benar-benar memahami isi jawabanmu sendiri, supaya tetap bisa menjawab walaupun pertanyaannya sedikit diubah. Bahasa Jerman yang sederhana sebenarnya sudah cukup, selama kamu bisa menyampaikan maksud dengan jelas dan tidak ragu-ragu.
Yang paling sering dilupakan adalah detail. Banyak peserta gagal menjawab karena tidak hafal tanggal atau kronologi komunikasi dengan host family. Padahal ini termasuk bagian yang sering ditanyakan.
LATIHAN INTETVIEW DENKSPA
Kalau kamu merasa masih belum siap atau takut blank saat interview, latihan itu penting banget. Bukan cuma hafal jawaban, tapi juga biar kamu terbiasa dengan suasana ditanya langsung.
Di Denkspa, ada program latihan interview Au Pair yang dibimbing langsung oleh konsultan berpengalaman. Mereka bukan cuma paham teori, tapi sudah membantu ratusan murid menghadapi interview di Kedutaan dan tahu pola pertanyaan yang sering muncul.
Yang bikin beda, semua konsultan Denkspa juga pernah menjalani proses yang sama sebelumnya. Jadi mereka benar-benar tahu dari sisi peserta: mulai dari deg-degannya, pertanyaan yang menjebak, sampai cara jawab yang aman dan meyakinkan.
Lewat sesi latihan ini, kamu akan:
- simulasi interview seperti kondisi asli
- dapat koreksi langsung dari konsultan
- dibantu memperbaiki jawaban biar lebih natural & konsisten
Jadi kamu gak cuma “siap di atas kertas”, tapi juga siap saat benar-benar duduk di depan interviewer.

BERUSAHA TETAP TENANG
Interview visa Au Pair di Kedubes Jerman sebenarnya bukan tentang mencari kesalahan, tapi memastikan bahwa kamu benar-benar siap menjalani program ini. Mereka ingin melihat apakah kamu memahami peranmu sebagai Au Pair, punya hubungan yang jelas dengan host family, dan memiliki rencana yang masuk akal ke depan.
Kalau kamu datang dengan persiapan yang matang, memahami dokumen sendiri, dan bisa menjawab dengan jujur serta konsisten, peluang untuk lolos akan jauh lebih besar. Jadi fokusnya bukan pada “jawaban sempurna”, tapi pada kesiapan dan kejelasan tujuan kamu.
Pada akhirnya, interview ini hanyalah satu langkah menuju pengalaman yang lebih besar. Dengan persiapan yang tepat, proses ini bisa kamu lewati dengan lebih tenang dan percaya diri.

