Banyak orang tertarik dengan program au pair ke Jerman, tapi berhenti di satu pertanyaan yang sama: sebenarnya perlu menyiapkan budget berapa?
Pertanyaan ini wajar, karena informasi yang beredar sering tidak benar-benar semuanya. Ada yang bilang murah, ada yang bilang mahal dan jarang yang benar-benar menjelaskan dari awal sampai akhir secara rinci. Banyak murid Denkspa sekalipun masih bolak balik mempertanyakan ini.
Artikel ini mencoba menjawab itu dengan sederhana dan transparan, dimulai dari kondisi paling umum: belum bisa bahasa Jerman sama sekali, hingga siap berangkat ke Jerman.
1. Belajar Bahasa Jerman (Level A1)
Langkah pertama yang tidak bisa dilewatkan adalah belajar bahasa Jerman hingga level A1. Ini untuk estimasi harga kursus di Denkspa kalian juga bisa banget riset tempat kursus lain yang mungkin punya harga dan fasilitas yang cocok untuk kalian. Tapi jangan lupa selalu cek benefitnya buat kalian jangan cuma tergiur dengan harga murahnya.
Untuk kursus saja, estimasi biayanya sekitar:
Rp3.564.000
Biaya segini di Denkspa kamu bisa tetap dapat gratis konsultasi pengarahan program au pair.
Namun, jika ingin sekaligus mendapatkan bimbingan lengkap sampai proses au pair selesai, tersedia paket dengan biaya sekitar:
Rp7.150.000
Dalam paket ini biasanya sudah termasuk:
- Kelas A1.1 dan A1.2
- Latihan speaking (Speaking Club)
- Persiapan ujian A1
- Konsultasi dan arahan proses au pair
- Bimbingan pencarian host family
- Koreksi pembuatan profil
- Latihan interview (host family dan kedutaan)
- Konsultasi motivation letter
- Pengecekan dokumen sebelum pengajuan visa
Perbedaannya bukan hanya di kelas, tetapi pada adanya pendampingan selama proses berlangsung.

2. Pembuatan Paspor
Jika belum memiliki paspor, biaya yang perlu disiapkan berkisar antara:
Rp350.000 – Rp650.000
Tergantung jenis paspor yang dipilih.
3. Apostille Dokumen
Beberapa dokumen perlu dilegalisasi melalui apostille, biasanya:
- Ijazah
- Akta lahir
Biaya apostille sekitar:
Rp150.000 per dokumen
Sehingga total estimasi:
Rp300.000
4. Penerjemahan Dokumen
Dokumen juga perlu diterjemahkan, dengan pilihan bahasa Inggris atau Jerman.
Estimasi biaya:
- Bahasa Inggris: mulai Rp98.000 per dokumen
- Bahasa Jerman: mulai Rp235.000 per dokumen
Biasanya dibutuhkan 2–3 dokumen.
Jika ada rencana jangka panjang seperti Ausbildung, kuliah, atau kerja di Jerman, menggunakan penerjemah tersumpah bahasa Jerman sejak awal bisa menjadi pilihan yang lebih efisien.
Di Denkspa sudah ada paket bundling penerjemah ada apostille jadi bisa sekalian nih lihat jasanya.

5. Ujian Bahasa Jerman
Sertifikat A1 umumnya diambil melalui ujian resmi dari Goethe-Institut.
Biaya ujian saat ini sekitar:
Rp2.050.000
Harga dapat berubah tergantung kebijakan dan lokasi ujian, sehingga tetap perlu dicek secara berkala.
6. Visa Au Pair
Untuk pengajuan visa au pair Jerman, biaya yang perlu disiapkan adalah:
€75 atau sekitar Rp1.515.000 (tergantung kurs saat itu)
7. Transportasi ke Kedutaan
Bagi yang tidak berdomisili di Jakarta, perlu memperhitungkan:
- Transportasi pulang-pergi
- Akomodasi sementara
Estimasi biaya:
Rp500.000 – Rp2.000.000
Tergantung jarak dan pilihan transportasi.
8. Tiket Pesawat ke Jerman
Biaya tiket pesawat umumnya belum termasuk dalam perhitungan awal.
Estimasi harga:
Rp8.000.000 – Rp15.000.000
Dalam beberapa kasus, tiket bisa didiskusikan dengan host family, baik dibantu sebagian maupun penuh. Kamu juga bisa diskusikan ini sebelum berangkat, siapa tau mereka mau bayarin jadi gaada salahnya untuk coba tanyakan.
9. Uang Pegangan Awal
Uang pegangan tidak perlu terlalu besar, karena selama program:
- Tempat tinggal disediakan
- Makan ditanggung
Estimasi yang cukup aman:
Rp1.000.000 – Rp3.000.000
10. Biaya Tambahan yang Sering Terlewat
Beberapa pengeluaran kecil yang sering tidak diperhitungkan:
- Foto visa: Rp50.000 – Rp100.000
- Print dan fotokopi: Rp50.000 – Rp150.000
- Pengiriman dokumen (jika diperlukan)
Estimasi Total Budget
Jika dirangkum secara keseluruhan:
Dengan bimbingan au pair mandiri denkspa:
± Rp12.000.000 kamu sudah bisa sampai proses visanya
Jika ditambah tiket pesawat kamu bisa siapkan:
Rp20.000.000 – Rp30.000.000
Kalau dilihat sekilas, angka sekitar Rp12 jutaan mungkin terasa besar. Tapi penting untuk dipahami, semua biaya ini tidak keluar sekaligus dalam satu waktu.
Proses au pair itu bertahap. Kamu bisa mulai dari kursus, lanjut ke ujian, lalu pelan-pelan mengurus dokumen sampai ke tahap visa. Artinya, biaya tersebut bisa dicicil sesuai alur prosesnya.
Justru dengan mulai lebih awal, beban finansialnya akan terasa jauh lebih ringan. Tidak perlu menyiapkan belasan juta sekaligus di satu waktu, karena setiap tahap memberi jeda untuk mempersiapkan tahap berikutnya.
Dengan cara ini, perjalanan menuju au pair tidak terasa berat di awal, tapi lebih seperti proses yang berjalan pelan, terarah, dan tetap realistis untuk dijalani.
Menjadi au pair di Jerman memang membutuhkan persiapan, baik dari segi waktu, tenaga, maupun biaya. Namun ketika dilihat secara utuh, semua biaya tersebut bukan hanya untuk “berangkat”, melainkan untuk satu pengalaman hidup di luar negeri dalam jangka waktu yang cukup panjang.
Yang sering menjadi tantangan bukan pada jumlah biayanya, tetapi pada kejelasan prosesnya. Ketika langkah-langkahnya sudah dipahami sejak awal, semuanya terasa lebih terarah dan terukur.
Bagi yang sedang mempertimbangkan program ini, memahami gambaran budget sejak awal bisa menjadi langkah penting untuk mulai merencanakan, bukan sekadar membayangkan.

