Lübeck adalah kota terbesar ke-2 di Schleswig-Holstein setelah ibu kota Schleswig Holstein itu sendiri (Kiel). Dan membahas Lübeck sangatlah menarik, karena Lübeck merupakan salah satu kota yang terdaftar di situs warisan dunia UNESCO, hal ini disebabkan karena Lubeck merupakan “ibukota Liga Hanseatic” dan memiliki banyak warisan arsitektur Gothik. Lübeck juga merupakan kota pelabuhan utama bagi Negara Jerman, ini disebabkan karena letaknya di Sungai Trave dan dekat dengan Laut Baltik. Lübeck juga merupakan kota yang penuh dengan bangunan bersejarah yang sangat indah, dan wajib untuk kamu kunjungi.

Sama dengan kota Hamburg, plat mobil di kota Lübeck diawali dengan huruf H yakni HL (kalau Hamburg: HH). Mungkin di antara kita bertanya mengapa? Ini karena seperti yang aku jelaskan: Lübeck merupakan kota liga Hanseatic (Hansestadt), yakni kota-kota di Jerman yang dulunya merupakan pusatnya kota perdagangan karena letaknya yang dekat dengan pelabuhan atau perairan (dilalui sungai besar dsb). Jadi huruf H tersebut merupakan simbol Hansestadt itu sendiri. Selain Lübeck dan Hamburg, Bremen, Braunschweig, Köln, Osnabrück, dsb. Dulunya ada lebih dari 300 kota di seluruh penjuru Eropa dan Lübeck merupakan induk dari Hansestadt tersebut. (Source: Uni-24)

Sebelum pergi berkeliling Kota Lübeck, tidak ada salahnya bila kamu berkunjung terlebih dahulu ke Pusat Informasi Turis Kota Lübeck (Tourist-Information Lübeck), di sana kamu dapat mempelajari semua tujuan wisata tentang Lübeck. Di sana juga kamu dapat memesan tiket untuk perjalanan wisata, tiket museum, dan ke berbagai pusat budaya Kota Lübeck, oh di sini kamu juga dapat membeli souvernir dan camilan untuk oleh-oleh dengan kualitas yang baik.

Alamat Turis infomasi tersebut: Holstentorplatz 1, 23552 Lübeck  (Hari Minggu Tutup)

Dan inilah rekomendasi kami untuk kamu yang ingin berkeliling ke Kota Lübeck, Jerman:

  1. Willy Brandt House

Willy Brandt House merupakan museum dan rumah peringatan untuk Politisi Kanselir Federal dan Penerima Hadiah Nobel Perdamaian, Willy Brandt. Karena itu setiap bagian dari bangunan ini dibagi secara kronologis dan spasia untuk menceritakan kehidupan Pak Willy Brandt dan terdapat 6 bagian di dalamnya. Selain untuk museum dan peringatan, Willy Brandt House merupakan tempat untuk pendidikan politik untuk semua nilai sekolah, di sediakan pemandu yang bertugas menemani anak-anak, bahkan sejak 2012 siswa telah dilatih untuk menjadi pemandu di sana sebagai bagian dari proyek “Youth in the Museum” yang di sponsori oleh Michael Haukohl.

© Wbhl-01 (Wikimedia Commons-Bundeskanzler-Willy-Brandt-Stiftung )

Sedikit cerita tentang Bapak Willy Brandt. Beliau adalah perdana Menteri Jerman, yang namanya ada di jalan-jalan di Jerman, Pak Willy adalah sosok penting yang mampu untuk meminta maaf untuk semua orang Jerman kepada Polandia, dan dengan demikian terjadilah perdamaian, dan sejak itu beliau mendapatkan Hadiah Nobel Perdamaian.

Untuk berjalan-jalan di Willy Brandt House luangkanlah waktu yang cukup banyak agar kamu dapat melihat-lihat seluruh bagian museum. Pameran di Willy Brandt House dikemas dengan sangatlah menarik, desainnya yang rumit layak untuk dilihat dan kamu dapat menghabiskan waktu di sana. Selain mendapatkan liburan kamu juga akan mendapatkan wawasan hebat tentang masa lalu. Menarik bukan?

Baca juga: 10 Objek Wisata Yang Bisa dikunjungi dalam waktu satu hari di BERLIN

  1. Old Port Gothmund

Pelabuhan Gothmund merupakan pelabuhan kanal Eropa terbesar dengan 10 dermaga dan dengan panjang 11km. Sebagai pelabuhan tua, Pelabuhan Gothmund memiliki sejarah yang sangat panjang, melewati Perang Dunia 2 dan juga turut andil dalam kepunahan industri batu bara dan baja di Gothmund.

© (pxhere- CC0 Public Domain)

Saat ini Pelabuhan Gothmund menyuguhkan pemandangan yang sangat indah, lingkungannya yang tenang bahkan tergolong sepi dapat  memberi kenyaman tersendiri untuk kita menenangkan diri, terdapat juga rumah-rumah yang dihias dengan indah, dan pemandangan yang akan mengundang kita untuk terus menjelajah lebih dalam lagi.  Cocok untuk kamu yang ingin berjalan kaki bersama dengan pasanganmu, karena suasana yang romantis dan original.

 

  1. Zaubertheater Lübeck

Selanjutnya adalah Gedung Teater Zaubert, sebuah Gedung yang secara konsisten memberikan pertunjukkan sulap kepada penontonnya. Dengan tim profesional yang dengan baik menarik perhatian seluruh penonton selama 90menit, memberikan banyak pengalaman magic yang luar biasa dan mengesankan. Penonton seakan dilempar dengan mantra-mantra dan memberikan mereka banyak tanda tanya “bagaimana mungkin?’ walaupun sudah mengantisipasi dan memprediksi kejadian apa yang akan terjadi, namun kejutan-kejutan terus diberikan selama acara berlangsung. Teater terasa sangat istimewa, namun memberi rasa tidak asing kepada pengunjung.

Berkunjunglah ke Zaubertheater Lübeck dan kamu akan merasakan malam yang menyenangkan yang bisa kamu ulangi. Untuk pesan ticket atau lihat harganya, klik: Di sini

  1. Aegidien Church

Mengunjungi Gereja di Eropa tidak akan membuat kita terbiasa dengan kemegahannya, ya walaupun St. Aegidien Church merupakan gereja terkecil dan terletak paling barat di pusat kota. Gereja ini dibangun untuk didedikasikan kepada Santo Giles. St. Aegidien Church merupakan gereja yang benar-benar bagus, di dalamnya terdapat organ dan baptisan huruf yang mengesankan.

© Germany Luebeck St Aegidien organ (Wikimedia Commons-Vanzanten )

Namun karena letaknya yang berada di dalam kota tua yang paling terpencil dan seakan bangunannya kalah tinggi dengan bangunan-bangunan yang lebih tinggi, membuat gereja ini tidak memiliki  banyak pengunjung namun pemandu kota selalu merekomendasikan Gereja ini untuk dikunjungi. Jadi berkunjunglah ke St. Aegidien Church siapa tahu saat kamu beruntung kamu dapat melihat konser di sana, dan itu sangat menarik.

 

  1. Viermastbark Passat

Di Passat, kita dapat melihat sebuah kapal dengan tiang-tiang tinggi, kapal ini merupakan salah satu bukti perdagangan masa lampau Negara Jerman. Di dalam kapal ini kamu dapat belajar bagaimana cara berlayar dan melihat-lihat kondisi di sebuah kapal. Terdapat juga buku harian seorang pelaut yang bisa dibaca yang menceritakan bagaimana sang pelaut menghabiskan waktunya di dalam kapal. Kapal-kapal di sana juga terawat dengan baik. Dengan sedikit biaya tambahan kamu dapat menyewa pemandu tur sehingga kamu tahu informasi menarik apa dari kapal tersebut, yang diceritakan secara jelas dan ramah bagi pengunjung.

 

© Viermastbark passat in luebeck travemuende (Wikimedia Commons- Godewind )
*Punya pengalaman menarik dan Tips seputar Traveling seperti ini? Daripada foto-foto nganggur dan dipajang di Instagram doank, bagikan infonya supaya banyak orang yang mendapat manfaatnya. Denkspa menerima tulisan traveling seputar Jerman dan Eropa yang berisi tips-tips dan info. Kalian akan dapat komisi dari pengiriman tulisan tersebut. Untuk info selengkapnya, klik di sini.*
6. Löwen Apotheke Lübeck

Apotek Löwen adalah salah satu bangunan tertua dari warisan budaya yang terdapat di Kota Tua Lübeck. Meskipun bangunan ini adalah sebuah Apotek namun tempat ini layak untuk kamu kunjungi. Sebuah bangunan bersejarah, bahkan saat anda memasukin bangunan ini anda serasa menghirup udara masa lampau juga. Banyak obat-obatan yang bisa anda gunakan sesuai dengan keluhan anda, banyak pengunjung yang mengaku bahwa mereka tidak hanya disembuhkan secara fisik, namun juga secara batin. Hal ini disebabkan karena selain obat-obat yang diberikan mujarab juga, para apoteker dan dokter memberikan pelayanan dan nasihat yang terbaik, sehingga kunjungan ke Apotek ini menyembuhkan fisik dan batin pengunjung.

 

© Königstraße in Lübeck (Wikimedia Commons-Panoramio upload bot ). 

Bangunan yang indah, perlayanan yang modern dan juga informasi kesehatan alternatif. Anda dapat berbicara dengan petugas masalah kesehatan serius hingga ringan, misalnya saja masalah kosmetik. Jadi kalau kamu singgah di Lubeck usahakan untuk mampir ke Apotek terkenal ini ya.

Baca Juga: 10 Objek Wisata dan Tips Berkunjung ke Rostock

  1. Hansa-Park

Hansa-Park adalah taman bermain yang sangat indah, dengan banyaknya fasilitas yang bisa kamu dapatkan. Fasilitas-fasilitas di taman ini sangatlah dirawat dengan baik, dengan pelayanan yang ramah dan menyenangkan membuat perjalanan di taman ini sangat menyenangkan. Makanan di Taman ini relatif murah dan rasanya juga enak. Namun harga tiket masuk yang cukup mahal menjadi kendala, bagi kamu yang mempunyai rencana untuk berkunjung ke Jerman beberapa kali atau tinggal di Jerman dengan waktu yang lama kamu bisa membeli tiket tahunan yang lebih murah.

© Hansa-Park (Pixabay-Ismedt)

 

  1. Burgtor

Burgtor dibangun pada tahun 1444 dengan gaya Gotik akhir. Burgtor adalah gerbang kota utara Hanseatic Lübeck dan merupakan salah satu dari dua gerbang menara yang tersisa dari benteng abad pertengahan.

© Burgtor (Flickr-Fred Romero)

Di Gerbang ini kamu akan diberikan sebuah pemandangan indah, baik dari lingkungan sekitar maupun dari bangunan Gerbang Burgtor ini sendiri. Detail bangunan akan membuatmu takjub dan merasakan sensasi sejarah. Pemandu turnya juga memberikan pengunjung pengalaman unik dengan menceritakan cerita-cerita menarik yang bisa kamu alami sendiri. Tempat ini layak menjadi salah satu tempat yang kamu kunjungi saat berada di Lubeck, apalagi bila kamu sangat suka dengan arsitektur.

 

  1. Holstentor (MASKOTNYA LÜBECK)

Holsentor adalah gerbang kota yang menandai batas barat pusat Kota Tua Hanseatic, Lübeck. Di bangun pada tahun 1464, 20 tahun lebih awal dibanding dengan gerbang Burgtor. Dan saat ini, Gerbang  Holsentor dan Gerbang Burgtor adalah 2 gerbang terakhir yang tersisa dari abad pertengahan Lübeck setelah perang duania 2.

© Holstentor in Lübeck 2015 (Dr. Chriss-Wikimedia Commons)

Gerbang Holstentor terkenal dengan menara dua putaran dan pintu masuk melengkungnya. Sekarang Gerbang  Holsentor dianggap sebagai simbol kota dan juga termasuk Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1987. Jika kamu berjalan dari Stasiun Kota Utama, kamu hanya perlu berjalan kaki selama 10 menit dan kamu akan mencapai gerbang ini.

  1. Lübeck Cathedral

Katedral Lubeck adalah karedral Lutheran dan merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia. Didirikan sejak tahun 1173 oleh Henry the Lion sebagai katedral untuk Uskup Lübeck. Namun sebagian bangunan hancur dalam serangan bom di Perang Dunia II (1942), saat itu organ Arp Schnitger dihancurkan oleh api, tetapi kemudian direkonstruksi ulang.

© The Cathedral and Museum Lubeck (Wikimedia Commons -Fæ)

Katedral ini berisi karya-karya seni yang indah seperti salib setinggi 17 meter, beberapa makam dengan lukisan dinding yang indah dan loteng kayu besar termasuk juga dengan jam yang dihias dengan mewah.

Baca juga: 10 Objek Wisata dan Tips Berkunjung ke Hamburg

*

Tips berkunjung ke Lübeck:

Transportasi

Jika kamu sedang berada beberapa hari di Jerman Utara atau Hamburg, sempatin mengunjungi Lübeck dengan membeli Schleswig Holstein Ticket seharga 29 euro yang bisa digunakan untuk berkeliling seharian dan balik lagi ke Hamburg atau hotel tempat kamu tinggal di hari yang sama.. Kereta api yang membawa penumpang ke Lübeck beroperasi tiap jam. Namun jika kamu hendak mengunjungi Lübeck, aku sarankan beramai-ramai. Mengapa? Bukan karena di sana nggak aman, tapi tiket grup akan jauh lebih murah.

Jika seorang diri, kita harus bayar 29 euro untuk naik kereta kelas 2 (ekonomi), jika kita bawa satu penumpang dewasa lagi, hanya perlu menambahkan 3 euro saja, jadi berdua hanya 32, bertiga: 35 euro, dst sampai 5 orang maksimal. Tiket ini juga bisa bawa anak-anak di bawah usia 15 tahun (dengan syarat anak atau cucunya sendiri). Jadi buat sekeluarga hemat banget kan?

Kalau kamu kebetulan ga punya partner buat mengunjungi Lübeck, aku sarankan pakai bus saja, dengan resiko lebih lama di perjalanan (sekitar 3 jam). Cek harga dan booking online bus  murah di sini

Cek Harga kereta di sini: Deutsche Bahn Schleswig Holstein Ticket

Akomodasi

Karena Lübeck bukan kota yang besar, mengunjungi dalam waktu satu hari saja sudah cukup, namun jika kalian ingin berlama-lama dan mungkin mengunjungi kota indah lain di sekitarnya (Misalnya Mölln atau Ratzeburg), bisa juga cek penginapan dengan klik logo booking.com di bawah ini (juga untuk cek penginapan di kota lain), dengan begitu, aku akan mendapat sedikit komisi dari tips yang aku berikan kepada kalian tanpa membuat harga yang kalian bayarkan menjadi lebih mahal. Terima kasih atas dukungannya dengan klik dari website ini.

.

Punya rumah, villa, kamar atau apartemen untuk disewakan atau dibuat penginapan? Daftarkan di booking.com dengan klik gambar di bawah ini.

Tips lain: 

*Jika ingin mencicipi makanan khas Jerman utara, pesan Grünkohl mit Kassler, Kochwurst, Schweinebacke, „süßen“ (leicht karamellisierten) Bratkartoffeln und Senf, yakni Daging babi dan sosis goreng yang dimakan dengan tumis kohl hijau pakai kentang dan mustard. Kalau kamu nggak makan babi, bisa pesan Mackarel panggang atau hidangan ikan lainnya (tapi jangan kayak aku yang salah pesan ikan file mentah).

Kalau nggak yakin mau pesan apa di restoran Jerman, bisa lihat review banyak teman Indonesia terhadap makanan Jerman yang cocok di lidah kita. Dijamin kalau pesan salah satu diantaranya ga akan salah pilih.

Baca: 10 Makanan Jerman yang cocok di Lidah Kita

*Seperti di kebanyakan kota pelabuhan lainnya, Lübeck juga berhawa dingin dan berangin. Pastikan bawa jaket anti angin dan sepatu yang hangat (sekalipun di musim panas)

*Cek cuaca sebelum berangkat

*Bawa air mineral karena cuaca di sana yang seringkali tak menentu membuat kita dehidrasi,

*Kalau kamu berkunjung di hari minggu, semua toko tutup, jadi bawa air dan peralatan tempur (snack, jajanan) dari rumah/hotel, tapi bisa juga beli di restoran terdekat meski harganya sedikit lebih mahal.

*Selamat berwisata di Kota Lübeck*

***
*
Follow instagram: @resep.anak.rantau  
Follow instagram: @maharanisyandra

Youtube channel belajar bahasa Jerman dan seputar Jerman: Youtube Denkspa

Liebe Grüße

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.