Setelah artikel seputar duales studium aku publikasikan, banyak pertanyaan masuk seputar Duales Studium. Berikut aku uraikan FAQ seputar duales studium di Jerman.

Baca dulu: Duales Studium di Jerman: Kerja, Kuliah, Dapat Gelar, dapat Gaji

  1. Kemampuan Bahasa Jerman harus sampai level berapa?

Berbeda dengan Ausbildung yang syarat level bahasanya sampai B1, Duales studium mensyaratkan minimal B2 sampai C1. Kebanyakan malah C1 seperti menempuh bachelor.

2. Mulai dari daftar sampai ketrima butuh waktu berapa lama?

Masing-masing pasti perusahaan pasti berbeda. Kalau kalian daftarnya pas perusahaan butuh dan pas dengan jadwal masuk kuliah, ya ga akan lama. Terlebih kalau daftarnya dari Jerman.

3. Butuh uang jaminan (9000 euro) seperti studi tidak?

Karena dibayar dan gajinya cukup besar, kita tidak perlu uang jaminan sebesar 9000 euro di sperrkonto.

4. Butuh Studkol dulu kah kalau sudah lulus S1 di Indonesia?

Kalau sudah S1, tidak perlu studkol lagi, terlebih kalau S1 nya linier dengan duales studium yang diambil.

6. Kalau bukan lulusan S1? Harus studkol? Aku lulusan D3, bagaimana nih?

Susahnya penyetaraan pendidikan di Jerman itu berbeda dengan sistem pendidikan di Indonesia, SMK kadang diakui kadang tidak (pengalaman dari beberapa teman), tergantung petugas annerkennungnya mau mengakui atau tidak. D3 pun juga demikian, banyak lulusan D3 yang akhirnya kecewa karena ijazahnya hanya diakui sebagai ijazah Gymnasium (setara SMA) dan harus studkol dulu untuk melanjutkan S1, padahal di Indonesia sudah susah payah lulus D3 nya.
Menurutku, kalau kita ingin jalan kita dipermudah di Jerman. Ikuti sistem pendidikan Jerman saja. Sistem pendidikan Jerman itu riweh memang, ada Gymnasium, Hauptschule, Realschule, Ausbildung, Bachelor, Dualesstudium, dsb. Namun fokuskan diri kalian: Kalian maunya apa di Jerman?

Mau ambil kuliah atau duales Studium? Akan susah kalau transfer D3 ke S1 di Jerman, transfer D3 kamu ke S1 di Indonesia dulu. Setelah itu ijazah kamu akan setara bachelor, kalau mau melanjutkan S1 atau s2 atau duales studium, tinggal penyataraan aja. Nggak buang2 duit dan waktu untuk studkol, dsb.

Mau Ausbildung? Ijazah D3 tidak menjadi masalah.

7. Kalau ijazahnya SMK mau duales studium?

Artinya kalian harus melewati serangkaian keriwehan sistem pendidikan di Jerman. Lulusan SMK bakal susah dapat undangan untuk studkol di Jerman, dengan kata lain, susah juga untuk melanjutkan kuliah di Jerman. Tapi bukan berarti tidak bisa. Kalian bisa ausbildung dulu dengan ijazah SMK, lalu dengan ijazah Ausbildung itu nanti, bisa untuk daftar kuliah, duales studium, bachelor dsb. Terlebih saat ausbildung kita bisa melancarkan bahasa Jerman sampai C1 (syarat utama).

8. Bisa Tidak Orang Indonesia mendaftar Duales Studium?

Bisa, semua bisa mendaftar asal syarat-syarat terpenuhi (apalagi kalau kitanya sudah berpengalaman kerja dan sudah mahir bahasa Jerman)

9. Daftarnya dari Indonesia atau dari Jerman?

Lebih baik dari Jerman. Kecuali kalau kalian dapat rekomendasi dari perusahaan Jerman di Indonesia untuk melanjutkan kuliah di Jerman dan sudah mahir bahasa Jerman lalu dapat tawaran di perusahaan Jerman dari Indonesia.

10. Batasan Umurnya berapa?

Batasan umur secara general tidak ada dan tidak disebutkan. Namun, sebaiknya saat mendaftar dilihat juga ada atau tidak batasan umur untuk sebuah lowongan tertentu.

11. Ada tidak untuk jurusan kesehatan?

Ada, tapi lebih baik Ausbildung kalau ingin jadi tenaga medis. Karena Ausbildung di tenaga medis gajinya lebih besar daripada duales studium.

12. Lalu jurusannya apa donk yang paling baik?

Baca artikel sebelumnya baik-baik perihal jenis dan lowongan duales studium serta cara mendaftarnya: Duales Studium: Kerja, Kuliah, Dapat Gelar, dapat gaji

13. Aku sudah menikah dan berkeluarga (punya anak), apakah masih bisa mengikuti duales Studium?

Bisa

14. Aku pakai jilbab, apakah bisa ikut duales Studium?

Bisa. Di Jerman tak ada diskriminasi untuk agama (kecuali perusahaan yang dikelola dan bekerja sama dengan gereja, kadang mereka juga memperbolehkan kadang ada juga yang tidak).

15. Aku masih di Indonesia dan bahasa Jerman aku masih pas-pas an, tapi aku sudah lulus S1, pengalaman kerja di bidang IT lebih dari 5 tahun dan ingin ke Jerman untuk duales Studium, bisa tidak?

Aduuuh, terkadang pertanyaan seperti ini bikin saya langsung mulas. Tentu saja  jawabannya bisa, lalu dia pasti tanya, bagaimana caranya?

CARANYA: Belajar bahasa Jerman dulu cuuuyyy!!!

Syarat utamanya aja C1. Kalau misalnya kalian susah banget belajar bahasa Jerman di Indonesia. Ke Jerman!!

Ga punya uang untuk ke Jerman?

Ikuti program lain terlebih dahulu! Berjuang! Perjuangan itu tidak instan, butuh pengorbanan. Bisa juga kalian ikut Ausbildung dulu (terserah di mana aja), FSJ atau bahkan mulai dari au pair dulu! Kalau sudah menginjak Jerman, semua akses untuk lanjut kemanapun akan lebih gampang!

Baca juga: Mau Kuliah ke Jerman tapi tak Punya Dana, Sebaiknya Au Pair, FSJ atau Ausbildung dulu?

Demikian pertanyaan-pertanyaan seputar duales Studium yang bisa aku bagikan, kalau masih ada pertanyaan, silakan tanya dan aku akan menambahkannya di artikel ini nantinya. 🙂

Semoga tips ini memberikan informasi seputar Jerman. Jangan lupa like facebook fanpage Denkspa untuk mengetahui info harian seputar Jerman, terutama Hamburg (tempat aku tinggal sekarang). Klik di sini untuk like facebook fanpage Denkspa. Vielen Dank (Banyak terima kasih)

Baca juga: Kuliah di Jerman: Gratis tapi Mahal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.