Setiap kota pasti ada ikon atau maskot yang membuatnya menjadi unik. Nah Kalau di Hamburg apaan, ya? Kalau melancong ke Hamburg belum mengunjungi objek wisata yang satu ini, bisa dikatakan belum berkunjung ke Hamburg. Ke Hamburg dalam kunjungan yang terbatas, misalnya cuma 1 hari, atau satu akhir pekan, jangan lewatkan untuk mengunjungi objek-objek wisata di bawah ini: (Aku urutkan dari yang paling iconic sampai yang biasa)

Mau pesan tiket bis selama perjalanan di Eropa? Aku sarankan pakai yang paling murah di Eropa:  Klik Linknya di sini.

1. REEPERBAHN

Tinggal lama di Hamburg membuatku mengerti betapa iconicnya Reeperbahn bagi warga Hamburg. Bahkan orang Jerman sendiri kalau melancong ke Hamburg, pasti tidak akan melewatkan untuk sekedar nongkrong di Reeperbahn. Sekalipun kita orang yang paling religius sekalipun, kalau berkunjung ke Hamburg, WAJIB hukumnya untuk jalan-jalan ke Reperbahn.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Reeperbahn, sejarah, perkembangan dan keadaan saat ini, klik di sini: Mil Mil Penuh Dosa Reeperbahn

 

Klik di sini untuk mengetahui 7 spot Unik dan MENARIK di Reeperbahn
2. RATHAUS DAN ALSTER

Rathaus atau Townhall ini juga iconic banget, kalau kalian ke Hamburg, tidak boleh melewatkan untuk berfoto di depan bangunan bernuansa renaisance nan megah ini. Masuk untuk sekedar melihat-lihat ke dalam juga gratis kok, tapi kalian juga bisa ikut ada tour keliling Rathaus yang bisa mengantarkan kita melihat-lihat apa aja isi Rathaus di jam-jam berikut: (dalam bahasa Jerman)

 

Senin sampai Jumat jam 11-16 (di hari libur sekolah mulai pukul 10 pagi)

Sabtu: jam 10-17

Minggu : jam 10-16

Dalam bahasa Inggris, tour diadakan secara reguler dan tanpa registrasi sebelumnya setiap jam 11.15, 13.15 dan 15.15

Biaya tour keliling Rathaus:

Umur >15 tahun : 5 euro (kalau dalam grup hanya 4 euro)

Umur <15 tahun, penyandang cacat dan manula di atas 60 tahun: GRATIS

Oh ya, Rathaus dan danau Alster ini ada di satu wilayah, jadi kalau kalian sudah ada di Rathaus, tinggal jalan sekitar 100m dari sana ke arah timur laut dan menemukan sebuah hamparan air yang luas, itulah Alster.
Untuk ke Rathaus dan Alster bisa dengan jalan kaki dari Hamburg Central Station (kalau bisa temukan Hbf Nord) dan ikuti exit ke  Monckebergstrasse lalu jalan kaki sekitar 700 meter dari sana (biasanya ada petunjuk arahnya kok, jadi kalian nggak perlu bingung. Kalau malas jalan kaki, ikuti jalur ini: Dari Hbf naik U3 arah Barmbek turun RATHAUS. atau S1, S2, S3 juga U1 pilih arah yang melintasi stasiun namanya JUNGFERNSTIEG. Nah, kalau kalian turun di Jungfernstieg, bisa ikuti exit yang bertuliskan Rathaus.
Selain foto-foto dan jalan-jalan, kalian juga bisa belanja di Pusat Perbelanjaan ‘Hanseviertel’ tempat bertemunya toko-toko dan department store yang letaknya tepat menghadap danau Alster. Selain itu, di sepanjang jalan Monckeberg, ada Mall namanya Europa Passage yang juga pusatnya belanja. Jika kita menyusuri jalan Monckeberg tersebut ke arah barat, di sana juga pusat perbelanjaan sepanjang 800 meter sampai ke arah central station. Jadi, saranku, kalau kalian mau belanja-belanja cantik, destinasi ini belakangan aja dikunjunginya soalnya kalau di awal, nanti kalian bakal bawa belanjaan di sepanjang perjalanan. Kalau mau pulang ke Hotel, baru mampir dan belanja sepuasnya deh.
3. Elbphilharmonie

Opera housenya Hamburg yang kontroversial dan baru selesai dibangun tahun 2017 silam ini juga wajib dikunjungi. Masuk ke Plaza nya gratis kok, meskipun kadang kalau ramai pengunjung, kita harus rela antri panjang. Dari plazanya, kita bisa melihat pemandangan sungai Elbe yang indah.

Untuk ke Elbphilharmonie: Hbf>>>naik U3 arah Schlump/Barmbek>>Turun BAUMWALL (Elbphilharmonie)
4. Landungsbrücken

Hamburg terkenal dengan kota pelabuhahnnya, maka jika kalian ke Hamburg, wajib mengunjungi pelabuhan peti kemasnya. Pemandangan di atas, diambil dari sebrang Landungsbrücken jika kita mendaki tangga menuju hotel Hafen.

Jika kalian sudah dari Elphilharmonie, tinggal naik Ubahn satu stasiun saja ke Landungsbrücken atau jalan sekitar 500 meter. Di sana kita bisa naik kapal feri dengan tujuan beberapa lokasi yang menarik, misalnya : Pantai Ovelgönne (ini kalian harus turun di Neumuhlen), Dock (bangunan yang berbentung jajar genjang), Pasar Ikan (Fishmarkt), tapi pasar ikan hanya buka Minggu pagi pukul 05-10 pagi.

Namun, kalian juga bisa mengelilingi sungai Elbe selama 45 Menit dan nanti turun lagi di Landungsbrücken. Untuk naik kapal ini tidak dipungut biaya alias GRATIS jika kalian membeli tiket harian. Namun, kalau tidak punya tiket, kalian harus beli di mesin tiket dulu, kalau nggak salah harganya 1,7 euro sekali jalan. Saranku, beli aja tiket harian seharga 6,5 euro yang berlaku mulai jam 9 pagi sampai jam 12 malam. Atau kalau kalian mau berangkat pagi banget, beli tiket harian seharga 7,8 euro.

Klik di sini untuk melihat harga tiket di Hamburg HVV

5. Elbtunnel

Tunnel atau terowongan ini adalah destinasi unik lainnya yang menurut aku wajib dikunjungi kalau ke Hamburg. Letaknya juga masih di sekitar Landungsbrücken. Kalau kita turun di stasiun landungsbrücken dan melihat jembatan penuh gembok cinta, berhenti sejenak dan perhatikan, di arah kanan ada semacam benteng yang letaknya sekitar 100 meter dari sana. Turun tangga dan menuju ke benteng tersebut, di sana kita akan menemukan lift yang akan membawa kita ke terowongan bawah air.

 

Banyak yang nggak tau tujuan dari kita melewati terowongan ini dan langsung kembali ketika sudah sampai ujung. SALAH. Jika kalian sudah sampai ujung, naik lift lagi, dan keluar, berjalanlah memutari gedung dan ikuti jalanan berbatu sekitar 20 meter dari sana. Maka, kalian akan melihat pemandangan Landungsbrücken yang menakjubkan nan romantis dari sana.

Untuk membaca sejarah dan keunikan terowongan bawah air ini, baca selengkapnya di: Elbtunnel Hamburg, spot gratisan dan Unik di Hamburg

6. Planten un Blomen

Meskipun terkenal dengan kota pelabuhannya, Hamburg menyimpan sejuta keindahan yang membuat kita selalu bisa jatuh cinta pada kunjungan pertama. Tak jarang temanku yang aku tunjukkan Hmaburg pertama kali, langsung terpikat dan ingin pindah ke Hamburg. Belum tau dia kalau udah tinggal di Hamburg, bawaannya pengen mudik mulu soalnya dingin. Hehehe.

Jika kalian kebetulan sedang ada mood untuk foto-foto cantik di kelilingi bunga-bunga mawar nan Indah atau berfoto di rumah Jepang, maka kalian wajib ke Planten un Blomen. Jika kebetulan cuaca tidak memungkinkan karena Hamburg memang sering hujan, kalian bisa skip destinasi yang satu ini, namun jangan lewatkan untuk membaca artikel tentang planten un blomen berikut ini: Planten un Blomen

Selain itu, ada juga atraksi unik setiap musim panas, gratis, coba baca ini: Atraksi Air Mancur menari di Hamburg

7. Pantai Buatan

Kalau di Indonesia, destinasi pantai sudah biasa kan ya, kalau di Jerman, pantai itu merupakan destinasi yang istimewa. Nah, pantai di Hamburg ini lumayan unik karena konon katanya, pantai bukan di pinggir laut alias di tepi sungai ini menggunakan pasir buatan pabrik.

Untuk membaca selengkapnya tentang pantai ini sebelum mengunjunginya, baca artikel ini: Kangen Pantai di Jerman, maen ke Elbstrand aja yuk!

8. PASAR IKAN

Pasar Ikan atau Fishmarkt di Hamburg selain berfungsi sebagai pasar, juga sudah beralih fungsi jadi salah satu objek wisata paling menarik yang wajib dikunjungi. Pasalnya, pasar ini beda dari kebanyak pasar tradisional di Jerman lainnya. Sayangnya, pasar ini hanya buka minggu pagi mulai pukul 05-10 pagi. Makanya, kalau ke Hamburg pas Sabtu minggu aja, biar sempat ke Pasar Ikan ini. Nggak harus beli ikan kok, lihat athmosfernya aja yang unik, kita pasti dibikin kesal sampai tergelitik.

Kalau pengen tahu lebih lanjut seputar pasar ikan ini, baca: Pasar Ikan Kunjungi Hamburg, Kunjungi Fischmarkt!

9. Sternschanze

Jika kalian penyuka hal-hal yang unik, alternatif dan suka mengunjungi kota bukan hanya untuk foto-foto tapi untuk melihat sisi sejarah dan budayanya juga, KUNJUNGI Sternschanze dan Altona! Kalian akan melihat Hamburg bukan hanya dari sisi indahnya saja, namun juga dari sisi pinggirannya. Altona dulunya adalah Denmark (dari tahun 1640-1867) dan pada tahun 1686, di Sternschanze dibangun sebuah benteng pertahanan untuk melawan kepungan dan serangan dari Denmark.

Selain itu, di Schanze ada Rota Flora yang sangat terkenal di kalangan orang Hamburg sendiri, Rote Flora adalah bekas gedung teater.  Saat pertama kali ke sana, bangunan Rota Flora belum dibongkar dan banyak yang menawariku ganja. Namun gedung ini saat ini beralih fungsi untuk acara-acara politik dan budaya, sebelum dibongkar gedung Rota Flora dikuasai dan dibuat tempat tinggal oleh orang-orang beraliran alternatif sejak tahun 1989 dan berhasil dibangun ulang pada tahun 2016 silam.

10.  Speicherstadt dan Hafencity

Jika kalian punya waktu lebih, ada banyak hal yang bisa kalian kunjungi di Hamburg. Misalnya ke Speicherstadt dan mengunjungi Miniatur Wonderland (bangunan miniatur dunia, tapi harus bayar 13 euro untuk masuknya), atau ke Dialog im Dunkel yang juga masih salah satu bagian dari atraksi di Speicherstadt.

Atau kalau suka pergi melihat gereja, St. Michael bisa menjadi opsi dan naik ke puncaknya untuk melihat kota Hamburg (bayar 3 euro). Namun, jika budget menjadi kendalanya, ada hal-hal unik dan menarik yang juga bisa menjadi pilihan, yakni jalan-jalan saja di Speicherstadt dan melihat atraksi lampu-lampu indah diselingi musik klasik di stasiun Hafencity. Atraksi lampu ini hanya ada di menit-menit tertentu (jam 14-16 sore tiap akhir pekan).

Speichestadt ini kota yang belum selesai dibangun, tapi indah juga untuk dikunjungi. Kalian bisa naik U4 arah Elbsbrücken dan turun di Hafencity untuk melihat betapa spektakuler dan mewahnya pembangunan stasiun kereta bawah tanah tersebut dan keluar stasiun untuk menuju ke Speicherstadt. Btw, speicherstadt ini nanti juga tembus ke Elbphilharmonie, Baumwall dan Landungsbrücken loh, jadi, sebenarnya di situ-situ aja!

Tips Berkunjung ke Hamburg:
– Meskipun musim panas, kalau bisa kalian membawa jas hujan yang agak hangat, karena di Hamburg 80% dingin dan jarang banget nggak hujan dan lebih seringnya berangin,
– Cek cuaca setiap saat, bisa saja cuaca berubah sewaktu-waktu
– Jangan bawa payung, pasti rusak diterpa angin. Tinggal di Hamburg, aku udah ganti payung lebih dari 7 kali dalam setahun, (bawa jas hujan saja),
– Kalau mau nyari makanan Indonesia, ada informasinya di sini: Restoran Indonesia di Hamburg
– Makanan khas Hamburg yang mungkin bisa dicoba: Franzbrotchen (Roti Manis berora kayu manis), Fischbrotchen (sandwich pakai ikan mentah), Aalsuppe (Sup belut), Grunkohl (rasanya kayak tumis daun singkong, disajikan dengan sosis rebus atau bakar), Finkenwerder Scholle (Ikan goreng pakai kentang).

Baca juga: Tips Mencari Tiket dan Penginapan Murah di Eropa

Jika kalian ingin booking hotel melalui booking.com, aku harap kalian bisa klik banner di bawah ini atau ketik destinasi wisata kalian di bawah artikel ini (di platform booking.com) dengan begitu, aku akan mendapat sedikit komisi dari tips yang aku berikan kepada kalian tanpa membuat harga yang kalian bayarkan menjadi lebih mahal. Terima kasih atas dukungannya dengan klik dari website ini.

.

Punya rumah, villa, kamar atau apartemen untuk disewakan atau dibuat penginapan? Daftarkan di booking.com dengan klik gambar di bawah ini.

Kemana perjalanan kalian selanjutnya??
*Punya pengalaman menarik dan Tips seputar Traveling seperti ini? Daripada foto-foto nganggur dan dipajang di Instagram doank, bagikan infonya supaya banyak orang yang mendapat manfaatnya. Denkspa menerima tulisan traveling seputar Jerman dan Eropa yang berisi tips-tips dan info. Kalian akan dapat komisi dari pengiriman tulisan tersebut. Untuk info selengkapnya, klik di sini.*
***
*
Follow instagram: @resep.anak.rantau  

Youtube channel belajar bahasa Jerman dan seputar Jerman: Youtube Denkspa

Liebe Grüße

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.